Halaman

murniart.blogspot.com meleyani berbagai kerajinan krey dengan bahan baku bambu, kayu dan rotan Juga melayani karpet dan lain sebagainya segera hubungi murni art shop

KISAH NABI NUH MEMBUAT KAPAL



Di saat kaum Nuh melakukan tipu daya untuk membinasakan Nabi Nuh as maka Allah membinasakan mereka semua iaitu dengan mengeluarkan daripada bumi air yang sangat panas dan mencurahkan dari langit air yang sangat sejuk dan mendatangkan angin taufan yang sangat dahsyat di keliling mereka, saat itu binasalah musuh-musuh Nabi Nuh dan selamatlah Nabi Nuh berserta pengikut-pengikutnya yang beriman.
Firman Allah SWT yang bermaksud:“Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang bersertanya di dalam kapal yang penuh muatan.”(Asy-Syu’ara’: 119)
Kaum Nuh ingin mengeluarkan Nabi Nuh as. daripada tengah-tengah mereka. Kemudian Allah SWT melakukan tipu daya terhadap mereka. Dan Allah mengeluarkan daripada langit air yang sangat sejuk dan memancarkan air daripada bumi dengan air yang sangat panas.
Firman Allah SWT yang bermaksud:
“Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan menurunkan air yang mencurah-curah. Dan Kami jadikan bumi memancar mata air-mata air maka bertemulah air-air itu satu urusan yang sungguh telah ditetapkan.”(Al-Qamar: 11-12)
Ketika masa azab yang telah ditentukan oleh Allah SWT itu hampir tiba, Allah mengutus Malaikat Jibril as untuk menemui Nabi Nuh as mengajarkan kepada beliau cara-cara menukang kayu, dan Jibril mengatakan bahawa Allah menyuruh Nabi Nuh membuat sebuah kapal.
Firman Allah SWT yang bermaksud:
“Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami.”(Hud: 37)
Kemudian Nabi Nuh berkata: “Bagaimana cara membuat kapal tersebut? Jibril menjawab: “Potonglah 124000 keping papan, dan pada tiap-tiap keping papan itu tertulis nama Nabi.” Nabi Nuh menjawab: “Sesungguhnya saya tidak mengetahui seluruh nama-nama Nabi tersebut? Allah berfirman: “Wahai Nuh, tugas memotong papan itu adalah tugasmu, sedangkan menyatakan nama-nama nabi itu, Akulah yang akan melakukannya.”
Kemudian Nabi Nuh pun memotong kepingan papan yang pertama, maka kelihatan nama Nabi Adam as. Pada kepingan yang kedua nampak nama Syaits as. Pada kepingan papan yang ketiga nampak nama Idris as. Pada kepingan papan yang keempat nama Nuh as. Demikianlah seterusnya, setiap kali Nabi Nuh selesai memotong papan tersebut maka nampaklah nama seorang Nabi pada papan itu. Yang paling akhirnya adalah Nabi Muhammad SAW, sebagai penutup nabi-nabi, penghias orang orang suci dan penyuluh para wali.
Setelah itu Allah memerintahkan Nabi Nuh as untuk menyiapkan paku-pakunya. Pada setiap paku tercantum nama salah seorang Nabi. Setelah Nabi Nuh as menyiapkan paku, lalu beliau menyatukan kepingan-kepingan papan tersebut dan memakunya. Orang-orang kafir yang melihat pekerjaan Nabi Nuh itu mengejek dan menghinanya. Hal ini dinyatakan Allah SWT dalam firmanNya yang bermaksud:
“Dan mulailah Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewati Nuh, mereka mengejeknya. Berkatlah Nuh: “Jika engkau mengejek kami, maka sesungguhnya kami pun mengejekmu sebagaimana kamu sekalina mengejek (kami).”
(Hud: 38)
Itulah sebagai peringatan yang diberikan oleh Allah, kerana ketika Allah nampakkan nama-nama kekasih-Nya pada kepingan papan itu, maka Allah selamatkan papan itu dan penumpangnya daripada badai dan taufan. Dan ketika Allah menampakkan pada hati orang-orang beriman kecintaan kepada Rasulullah SAW dan sahabat-sahabatnya, maka Allah selamatkan pula mereka daripada seksaan api Neraka.
Dalam sebuah kisah diceritakan, bahawa ada yang bertanya kepada Abdullah bin Abbas ra. “Ajarilah kami ilmu yang dapat menyelamatkan kami daripada api neraka dan dapat memasukkan kami ke dalam Syurga?”
Ibnu Abbas menjawab: “Hendaklah kamu semua melakukan lima belas perkara. yaitu lima dengan lisan, lima dengan anggota badan dan lima dengan hatimu.
Lima dengan lisan itu adalah mengucap kalimah:
  1. Subhanallah
  2. Alhamdulillah
  3. La ilahaillallah
  4. Allahuakhbar
  5. Lahaulawala quwata illa billahil ‘aliil adzhim
Lima dengan anggota badan yaitu solat lima waktu:
  1. Isyak.
  2. Subuh.
  3. Zhuhur.
  4. Ashar.
  5. Maghrib.
Lima dengan hati yaitu mencintai lima orang yang dicintai Allah SWT Rasulullah dan sahabat yang empat.
  1. Nabi Muhammad SAW
  2. Abu Bakar Siddiq.
  3. Umar bin Khattab.
  4. Usman bin Affan.
  5. Ali bin Abi Thalib.

Thomas Alva Edison - Penemu Lampu



Thomas Alva Edison - Penemu Lampu. Thomas Alva Edison merupakan salah satu ilmuwan paling terkenal dan juga tercatat sebagai penemu lampu pijar. Edison lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 11 Februari 1847. Pada masa kecilnya di Amerika Serikat, Edison selalu mendapat nilai buruk di sekolahnya. Oleh karena itu ibunya memberhentikannya dari sekolah dan mengajar sendiri di rumah. Di rumah dengan leluasa Edison kecil dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Pada Usia 12 tahun ia mulai bekerja sebagai penjual koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York, Edison diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Mesin-mesin itu mengirimkan berita bisnis ke seluruh perusahaan terkemuka di New York.

Pada tahun 1870 ia menemukan mesin telegraf yang lebih baik. Mesin-mesinnya dapat mencetak pesan-pesan di atas pita kertas yang panjang. Uang yang dihasilkan dari penemuannya itu cukup untuk mendirikan perusahaan sendiri. Pada tahun 1874 Edison pindah ke Menlo Park, New Jersey. Disana Edison membuat sebuah bengkel ilmiah yang besar dan yang pertama di dunia. Setelah itu ia banyak melakukan penemuan-penemuan yang penting. Pada tahun 1877 Edison menemukan Gramofon. Dalam tahun 1879 ia berhasil menemukan lampu listrik kemudian Edison juga menemukan proyektor untuk film-film kecil. Pada tahun 1879 Edison berhasil menciptakan lampu pijar, yang menjadiakan namanya dikenang sepanjang sejarah.

Thomas Alva Edison bukan orang pertama yang menciptakan sistem penerangan listrik. Beberapa tahun sebelumnya lampu bersinarkan arus listrik telah digunakan buat penerangan lampu di paris. Tetapi, bola pijar Edison berikut bersama pembagian listrik yang dikembangkannya memungkinkan adanya penerangan listrik yang praktis untuk dirumah. Pada tahun 1822 perusahaannya sudah berhasil memproduksi listrik untuk rumah-rumah di New York, dan dalam tempo singkat sudah tersebar keseluruh dunia.  Dalam salah satu biografinya disebutkan bahwa Edison berhasil menemukan lampu pijar setelah mengalami kegagalan 999 kali, artinya baru penelitian yang ke 1000 kali Edison menemukan lampu listrik. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.

Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Edison juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain : mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.

Edison meninggal pada usianya yang ke-84, pada hari ulang tahun penemuannya yang terkenal, bola lampu modern.

James Watt ( Penemu Mesin Uap )



James Watt - Penemu Mesin Uap. Orang sering menghubungkan nama James Watt dengan penemu mesin uap. Hal itu tidaklah salah, meski James Watt sendiri bukanlah orang pertama yang menciptakan mesin uap, James Watt adalah tokoh yang telah berjasa mengembangkan mesin uap hingga mendekati sempurna sehingga banyak kalangan yang menyebut James Watt sebagai tokoh kunci Revolusi Industri.

Tahun 1686, Thomas Savery telah mematenkan sebuah mesin uap yang digunakan untuk memompa air. Di tahun 1712 warga Inggris bernama Thomas Newcomen mematenkan barang serupa yang lebih sempurna. Namun, tetap saja mesin ciptaan Newcomen masih bermutu rendah dan kurang efisien, karena hanya bisa digunakan untuk memompa air dari tambang batubara. Disinilah peran James Watt kemudian tampak menonjol, karena ia berhasil mengembangkan mesin uap menjadi lebih praktis dan efisien.


James Watt lahir pada tanggal 19 Januari 1736 di Greenock, Scotlandia. Tahun 1755, pada usia 18 tahun, ia belajar membuat peralatan listrik, dan kemudian pergi ke London untuk belajar lebih jauh. James Watt menjadi tertarik dengan mesin uap pada tahun 1764, tatkala ia sedang membetulkan mesin ciptaan Thomas Newcommen. James Watt melakukan berbagai penyempurnaan-peneyempurnaan terhadap mesi ciptaan Newcommen. Karena itulah James Watt layak disebut sebagai pencipta pertama mesin uap yang praktis.

Keberhasilan James Watt pertama (1769) adalah penambahan ruang terpisah yang diperkokoh. Ia juga membikin isolasi pemisah untuk mencegah hilangnya panas pada silinder uap. Kemudian ia menemukan mesin ganda (1782). Dengan beberapa perbaikan kecil, pembaruan ini menghasilkan peningkatan efisiensi mesin uap dengan empat kali lipat atau lebih.

Tahun 1781, James Watt menemukan separangkat gerigi untuk mengubah gerak balik mesin sehingga menjadi gerak berputar. Alat ini meningkatkan secara besar-besaran penggunaan mesin uap. Ia juga berhasil menciptakan pengontrol gaya gerak melingkar otomatis (1788), yang menyebabkan kecepatan mesin dapat secara otomatis diawasi. Ia juga menciptakan alat pengukur bertekanan (1970), alat penghitung kecepatan, alat petunjuk, dan alat pengontrol tambahan perbaikan peralatan lain. Hasilnya, semakin sempurnalah mesin uap ciptaan James Watt.

Tahun 1755, James Watt melakukan kerja sama bisnis dengan Matthew Boulton, seorang insinyur dan pengusaha yang cekatan. Selama 25 tahun setelah itu, perusahaan Watt dan Boulton memproduksi sejumlah besar mesin uap, dan keduanya menjadi kaya raya.

James Watt meningaal dunia pada tanggal 25 Agustus 1819 di Heathfield, England. Di tahun yang sama ketika ia meninggal, sudah berdiri 18 pabrik mesin uap di daerah Glasgow dengan 2800 alat. Tahun 1882, 63 tahun setelah James Watt meninggal, sebuah organisasi di Inggris mengabadikan namanya menjadi satuan listrik sehingga saat ini kita dapat melihat pada bola lampu, ada yang tertulis 5 Watt, 10 Watt, dan seterusnya.